![]() |
| Gunung Agung nampak dari Br. Langkan |
Ketika meletus 54 tahun yang lalu tepatnya tanggal 18 Februari 1963, dan berakhir pada 27 Januari 1964. Erupsi bersifat magmatis. Letusan gunung itu pada tahun 1963 mengakibatkan 1.148 orang meninggal dan 296 orang luka-luka.
Berdasarkan Penuturan para orang tua atau penglisir saat itu dimulai pagi hari ketika bangun pagi suasana biasa saja nampak semua orang beraktifitas biasa namun ketika matahari mulai terbit tiba -tiba keadaan menjadi Gelap Gulita layaknya malam hari dan di sebut Peteng mesambung (malam bersambung), kemudian di ikuti dengan hujan pasir yang sangat deras dan agak panas dengan beberapakali ledakan keras, terdengar ledakan dan hujan pasirpun kian deras hingga mencapai ketinggian kira kira 2m dalam beberapa titik akses masuk ke rumah pun menjadi sulit karena tertimbun material pasir yang cukup tebal pohon dan dedaunan menjadi kering dan layu akibat terkena hawa panas dari material pasir Gunung Agung.
Keadaan menjadi sulit karena bahan makanan dan sayuran semua mati mereka mengandalkan hidup dari umbi-umbian yang ketika ingin menggalinya memerlukan lubang yang cukup dalam untuk bisa mendapatkannya, kelaparan terjadi hingga banyak warga masyarakat Langkan Pindah ke lokasi yang lebih aman dan lebih mudah bertahan hidup seperti ke wilayah Kintamani barat.
Ketut Seken yang saat itu kira - kra berumur 3 tahun menceritakan, ia sudah sempat pergi di pagi hari itu untu mencari capung bersama saudaranya namun tiba -tiba pagi yang cerah itu kembali menjadi malam.
" meme sube maan luas ngalih capung semengane tapi saget biin peteng gumine meme takut trus ajake mulih ken mok-mok memene meme nu merasa sadah inget sadah sing dugas ento" .Ucap ketut dalam bahasa Bali.
Berdasarkan cerita para pengelingsir betapa dahsyatnya letusan saat itu Desa Langkan merupakan Desa Di Kecamatan Bangli yang secara letak sangat jauh dari Gunung Agung pun juga terdampak, dan betapa sulitnya mereka memulihkan kehidupannya saat itu mengingat keadaan saat itu belum seperti saat ini begitu mudahnya meng akses informasi. ( Adm)
Cerita Letusan Gunung Agung 1963 Malam Bersambung Dan Hujan Pasir Di Langkan.
Reviewed by Balibangolnews
on
20.46
Rating:
Reviewed by Balibangolnews
on
20.46
Rating:


Tidak ada komentar: